(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

PEMANFAATAN POTENSI AIR HUJAN DENGAN SISTEM RAINWATER HARVESTING (STUDI KASUS GEDUNG F ITERA)


ABSTRAK PEMANFAATAN POTENSI AIR HUJAN DENGAN SISTEM RAINWATER HARVESTING (STUDI KASUS GEDUNG F ITERA) Oleh Amos Prillya Br Sinuhaji NIM. 21117097 Program Studi Teknik Sipil Jurusan Teknik Infrastuktur dan Kewilayahan Pemanenan air hujan pada penelitian ini di Gedung F Institut Teknologi Sumatera. Hal ini disebabkan karena ketersediaan air bersih seperti penurunan muka air tanah dan kekeringan maka diperlukan konservasi air tanah sebagai pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan pemakaian air tanah yang berlebih seiring dengan bertambahnya mahasiswa di setiap tahunnya. Dalam hal ini, daerah tangkapan air hujan yang ditinjau adalah atap. Pemanfaatan air hujan tersebut dapat digunakan untuk keperluan MCK dan K3L untuk kebersihan gedung sehingga eksploitasi penggunaan air tanah dapat dikurangi. Dari hasil perhitungan didapatkan suplai air hujan rata-rata yang dapat dipanen oleh atap Gedung F ITERA adalah 3303,927 m3 pertahunnya. Kebutuhan air rata-rata dari civitas akademika dan K3L yang berkegiatan di Gedung F Institut Teknologi Sumatera adalah sebesar 9,329 m3 atau 9.329,240 liter perharinya, dan jumlah air untuk menunjang kegiatan di Gedung F ITERA dalam satu tahun adalah sebesar 3.096,205 m3 atau 3.096.205,480 liter. Penghematan Rainwater Harvesting System terhadap pemenuhan kebutuhan air di Gedung F ITERA adalah sebesar 55% untuk tahun 2018, 56% untuk tahun 2019 dan 79% untuk tahun 2020. Anggaran biaya yang diperlukan untuk membangun rainwater harvesting Gedung F Institut Teknologi Sumatera adalah sebesar Rp. 25.471.900 terbilang Dua Puluh Lima Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Rupiah. Kata kunci: Rainwater Harvesting System, Bak kontrol, Sumur Resapan ABSTRACT UTILIZATION OF RAINWATER WITH RAINWATER HARVEST SYSTEM (CASE STUDY BUILDING F ITERA) By Amos Prillya Br Sinuhaji NIM. 21117097 Program Studi Teknik Sipil Jurusan Teknik Infrastuktur dan Kewilayahan Rainwater harvesting was in Building F of the Sumatran Institute of Technology. This is due to the availability of clean water such as lowering of ground water level and drought, it is necessary to conserve groundwater as a sustainable management of water resources and excessive use of ground water along with the increasing number of students each year. In this case, the rainwater catchment area under consideration is the roof. Utilization of rain water can be used for MCK and K3L purposes for building cleanliness so that exploitation of groundwater use can be reduced. From the calculation results, the average rainwater supply that can be harvested by the roof of F ITERA Building is 3303.927 m3 per year. The average water requirement of the academic community and K3L who are active in Building F of the Sumatra Institute of Technology is 9,329 m3 or 9,329,240 liters per day, and the amount of water to support activities in Building F ITERA in one year is 3,096,205 m3 or 3,096 .205,480 liters. Rainwater Harvesting System savings in meeting water needs in Building F ITERA is 55% for 2018, 56% for 2019 and 79% for 2020. The budget required to build rainwater harvesting Building F of the Sumatra Institute of Technology is Rp. 25,471,900 is counted as Twenty Five Million Four Hundred Seventy One Thousand Nine Hundred Rupiah. Keywords: Rainwater Harvesting, Control tub, Infiltration Well

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108180045

Collection
Teknik Sipil