(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

TINGKAT KESIAPAN KOTA BANDARLAMPUNG DALAM MENERAPKAN KONSEP SMART MOBILITY BERDASARKAN KONDISI WILAYAH DAN MASYARAKAT (STUDI KASUS: KECAMATAN TANJUNG KARANG PUSAT)


Kota ialah wilayah yang kegiatan utamanya bukan merupakan pertanian dengan komposisi fungsi kawasan sebagai wilayah pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Kota sebagai wadah masyarakat tentu memiliki banyak permasalahan. Salah satu ahli perencana menyatakan upaya pemecahan masalah kota-kota modern ini haruslah diselesaikan dengan cara yang modern juga yaitu melalui konsep Smart City. Saat ini, seiring kemajuan teknologi kita sering mendengar sebutan smart city. Kota cerdas atau smart city sekarang merupakan program yang cocok untuk dijual, dikarenakan smart city menawarkan pelayanan prima kepada pemerintah dengan mengikutsertakan teknologi informasi, sehingga memberi ruang terbuka dalam layanan publik. Pemerintah Kota Bandar Lampung sekarang ini berupaya mewujudkan kota Bandar Lampung sebagai smart city. Pergerakan yang akan terus terjadi ini ditambah dengan bertambahnya jumlah penduduk dan permasalahan transportasi makan untuk itu perlu adanya penerapan konsep smart mobility secepatnya, Dalam menerapkan konsep smart mobility kita harus melihat seberapa siap Kota Bandar Lampung dalam menerapkannya. Kota Bandar Lampung yang luas tentu saja terdapat kesenjangan infrastruktur yang kurang merata sehingga tidak memungkinkan untuk diukur secara keseluruhan, oleh karena itu kita perlu mengambil salah satu wilayah Kecamatan di Kota Bandar Lampung. Salah satu Kecamatan di Kota Bandar Lampung adalah Kecamatan Tanjung Karang Pusat yang merupakan salah satu Kecamatan terpadat dan juga pusat perdagangan dan jasa, sehingga cocok dijadikan wilayah studi. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi dengan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisi skoring.Variabel penelitian yang digunakan mengambil teori ahli, penelitian yang sudah dilakukan dan preseden. Dari hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa Tingkat kesiapan Kecamatan Tanjung Karang Pusat dalam menerapkan konsep smart mobility cukup siap.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2106060010

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota