(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Kepuasan Wisatawan Terhadap Sarana dan Prasarana Wisata di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat


Pariwisata merupakan kegiatan wisata yang didukung berbagai sarana dan prasarana serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah (Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan). Pariwisata juga merupakan salah satu sektor andalan perekonomian di Indonesia. Dengan dikelolanya dan dikembangkannya sektor pariwisata secara maksimal, dapat memberikan multiflier effect dalam pengembangan wilayah yang mampu mensejahterakan masyarakat lokal, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Infrastruktur pariwisata merupakan aspek penting dalam pencapaian pembangunan wisata. Adapun infrastruktur pariwisata yang dimaksud yaitu sarana dan prasarana wisata (Yoeti, Pengantar Ilmu Pariwisata, 1985). Sarana dan prasarana wisata akan mempengaruhi daya tarik dan kepuasan wisatawan (Septiani, 2010). Jika kebutuhan wisatawan dapat terpenuhi, maka wisatawan akan merasa puas, sehingga sarana dan prasarana wisata mempengaruhi kepuasan wisatawan. Pantai Tanjung Setia merupakan wisata unggulan di Kabupaten Pesisir Barat. Hal tersebut didukung dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2017-2037. Pantai Tanjung Setia juga telah didukung dengan sarana dan prasarana wisata. namun belum dapat mendorong dalam peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di Pantai Tanjung Setia. Secara teoritis jika wisatawan tidak berkunjung kembali ke suatu objek wisata, maka belum terciptanya kepuasan wisatawan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepuasan wisatawan terhadap sarana dan prasarana wisata di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis asosiasi korelatif berdasarkan kuesioner dan observasi lapangan. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk melihat data kebutuhan sarana dan prasarana prioritas menurut wisatawan dan kepuasan wisatawan, sedangkan analisis asosiasi korelatif digunakan untuk melihat hubungan antara variabel karakteristik wisatawan dengan kepuasan wisatawan terhadap sarana dan prasarana wisata di Pantai Tanjung Setia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan cenderung merasa cukup puas terhadap sarana dan prasarana wisata yang tersedia. Kepuasan yang dirasakan wisatawan dilihat dari kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana wisata yang tersedia, didukung dengan data kebutuhan wisatawan terhadap sarana dan prasarana wisata dan kesesuaian sarana dan prasarana wisata yang tersedia dengan standar. Di Pantai Tanjung Setia tidak dapat diketahui dengan jelas hubungan karakteristik wisatawan terhadap kepuasan wisatawan terkait sarana dan prasarana wisata. Hal tersebut terjadi karena terdapat kemiripan antar karakteristik wisatawan yang berkunjung ke Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat. Kata Kunci: Karakteristik Wisatawan, Kepuasan Wisatawan, Sarana dan Prasarana Wisata

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2106020043

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota