(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

KAJIAN PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL BERBASIS KOPI PAYO (STUDI KASUS : KAWASAN PAYO, KOTA SOLOK)


Pengembangan wilayah dengan memanfaatkan sumber daya lokal salah satunya dengan menerapkan konsep development from within atau Pengembangan Ekonomi Lokal. Konsep pengembangan ekonomi lokal merupakan upaya peningkatan lapanan pekerjaan dengan pemanfaatan, peningkatan dan pemeliharaan lapangan usaha oleh pemerintah lokal bersama-sama dengan masyarakat lokal (Blakely, 1994). Dalam mencapai tujuan penerapan konsep pengembangan ekonomi lokal dalam pemanfaatan sumber daya hasil produksi Kopi Payo, diperlukan suatu kajian yang mengkaji pengembangan ekonomi lokal dengan basis Kopi Payo yang ada di Kawasan Payo. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian deduktif dengan teknik analisis deskriptif kulitatif dan analisis faktor. Dalam mengkaji pengembangan ekonomi lokal berbasis Kopi Payo dilakukan dengan mengkaji karekateristik potensi dan permasalahan yang terjadi dalam pengembangan dan pemanfaatan hasil produksi perkebunan Kopi Payo dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas dari Kopi Payo dimana produkstivitas dari produk pertanian memiliki dampak pada perekonomian dan kesejahteraan petani. Hubungan anatar peningkatan produktivitas dengan perekonomian dan kesejahteraan sejalan dengan tujuan deri pererapan konsep pengembangan ekonomi lokal yaitu peningkatan lapanggan pekerjaan, peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, karakteristik pengembangan ekonmi lokal Kopi Payo dapat dikembangkan melalui pemanfaatan hasil produksi, pemasaran, adanya ketersediaan tenaga kerja dan daya saing Kopi Payo yang cukup dikenal di pasaran serta adanya kelembagaan khusus yang menaungi pengembangan dan pemanfaatan hasil perkebunan Kopi Payo. Sedangkan karakteristik yang perlu dikembangkan dalam penerapan konsep pengambengan ekonomi lokal yaitu pada masih rendahnya pengolahan produk kopi, belum adanya sumber, pemakaian teknologi yang tidak sesuai dengan rekomendasi penggunaan alat dan mesin dalam melakukan proses pengolahan dan ketersediaan infrastruktur yang belum memenuhi standar pengembangan kawasan pertanian. Sedangkan hasil penelitian mengenai faktor-faktor yang terbentuk dalam pengembangan ekonomi lokal terhadap tingkat produktivitas kopi terdapat 4 faktor yang bisa menjadi acuan dalam pengembangan tingkat produksi Kopi Payo dan dengan didukung oleh rencana pola ruang yang mengatur Kawasan Payo sebagai kawasan pertanian lahan kering serta karakteristik lahan dan iklim Kawasan Payo yang cocok untu pembudidayaan kopi berjenis robusta. Kata Kunci : Pengembangan Ekonomi Lokal, Karakteristik Pengembangan, Faktor-Faktor Pengembangan.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2106020023

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota