(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Skema Pembiayaan Kota Cerdas di India dan Pelajarannya Untuk Indonesia


Kota merupakan elemen kunci kehidupan manusia dengan dampak yang begitu besar. Dampak negatif perkotaan mengancam keberlanjutan lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya yang berakibat pada turunnya kualitas lingkungan dan kehidupan di perkotaan. Untuk mengatasi permasalah tersebut, perlu ada suatu konsep penyelesaian masalah perkotaan. Salah satu konsep penyelesaian yang kerap memanfaatkan perkembangan teknologi adalah konsep kota cerdas. Namun, untuk mewujudkan konsep kota cerdas maka memerlukan investasi yang cukup besar. Penyebabnya adalah besarnya biaya pengimplementasian teknologi – teknologi cerdas. Salah satu negara yang bercita – cita mewujudkan konsep kota cerdas adalah India. Untuk menunjukkan keseriusannya, pemerintah meluncurkan program 100 Smart City Mission. Pemerintah India juga mengalami tantangan pembiayaan kota cerdas. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah India memiliki sejumlah kebijakan pembiayaan dalam kerangka program 100 SCM. Seperti memberikan bantuan finansial senilai Rs. 48.000 crore yang bersifat central scheme sponsored kepada 100 kota cerdas terpilih, mewajibkan pemerintah negara bagian dan ULB untuk berkontribusi secara finansial senilai Rs. 1 lakh crore, mendorong kerja sama pembiayaan dengan swasta lewat skema KPBU, membentuk SPV di tiap kota, mengizinkan program perkotaan lain untuk mewujudkan konsep kota cerdas, menerbitkan obligasi daerah yang diterbitkan oleh ULB dan berada dalam pengawasan regulator pasar modal India serta mendorong pemanfaatan fasilitas Pooled Finance Development Fund dan National Investment and Infrastructure Fund yang berfokus memberikan bantuan pembiayaan pembangunan infrastruktur perkotaan. Sama seperti India, pembangunan kota cerdas di Indonesia juga menemui tantangan terutama di aspek pembiayaan. Berbagai kebijakan pembiayaan kota cerdas yang dimiliki oleh pemerintah India menarik untuk dijadikan bahan pembelajaran dalam pembangunan kota cerdas di Indonesia. Contohnya pemberian bantuan keuangan ke tiap kota peserta, membentuk SPV, memerintahkan tiap kota untuk menerbitkan obligasi daerah dan bekerjasama dengan pihak swasta lewat skema KPBU. Kata Kunci: Pembiayaan, Kota Cerdas, 100 Smart City Mission, India

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2105310003

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota