(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

TINGKAT PENGARUH DAN KEPENTINGAN PARA PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DI PULAU PASARAN KOTA, BANDAR LAMPUNG


Pengelolaan persampahan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan perkotaan dan kawasan. Pulau Pasaran merupakan pulau yang terletak di Kota Bandar Lampung. Pulau Pasaran sudah dikenal sebagai sentra ikan asin yang ada di Kota Bandar Lampung. Pulau Pasaran juga ditetapkan sebagai kawasan minapolitan dengan strategi pengembangan kawasan penggerak ekonomi wilayah dan pemanfaatan teknologi tepat guna. Pulau Pasaran memiliki permasalahan sampah yang menjadikan kendala untuk mengembangkan potensi yang ada di Pulau Pasaran. Maka tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui tingkat Pengaruh dan Kepentingan para Pemangku Kepentingan dalam Pengelolaan Sampah di Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung. Guna mencapai tujuan dilakukan; 1) Identifikasi kondisi pengelolaan sampah di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung; 2) Identifikasi pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung; 3) Identifikasi pengaruh dan kepentingan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Pulau Pasaran Kota Bandar Lampung. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis pemangku kepentingan. Hasil studi yang didapatkan; 1) kondisi pengelolaa sampah di Pulau Pasaran belum terkelola dengan baik. Sampah hanya dibuang kedalam laut, ditimbun yang nantinya akan menjadi daratan dan dibakar. Maka tidak adanya skema pengangkutan sampah yang berjalan di Pulau Pasaran; 2) berdasarkan wawancara pemangku kepentingan yang terlibat yaitu meliputi dinas lingkungan hidup, kelurahan kota karang, UPT kecamatan teluk betung timur, masyarakat Pulau Pasaran, LSM Mitra bentala, dosen prodi teknik lingkungan dan perencanaan wilayah dan kota; 3) pemangku kepentingan yang memiliki pengaruh tinggi dan kepentingan tinggi yaitu dari LSM mitra bentala dan masyarakat Pulau Pasaran sedangkan yang memiliki kepentingan rendah dan pengaruh rendah yaitu dari UPT kecamatan teluk betung timur dan akademisi. Sehingga masih belum adanya koordinasi yang baik dalam pengelolaan sampah di Pulau Pasaran.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2101250009

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota