(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Pemetaan Daerah Rawan Rekahan Tanah Akibat Gempa Bumi Berdasarkan Analisis Mikrotremor Di Kecamatan Tanjung Karang Timur Lampung


Pemetaan Daerah Rawan Rekahan Tanah Akibat Gempa Bumi Berdasarkan Analisis Mikrotremor Di Kecamatan Tanjung Karang Timur Lampung Yulia Patricia (11116042) Pembimbing: Dr. Eng. Alamta Singarimbun, M.Si dan Vico Luthfi Ipmawan, S.Pd., M.Sc ABSTRAK Lampung merupakan salah satu wilayah yang pernah mengalami gempabumi besar pada tahun 1994. Terdapat zona patahan semangko dan zona subduksi menyebabkan wilayah Lampung rentan terhadap bencana gempabumi. Untuk mengurangi dampak dan korban akibat gempabumi dilakukan pengukuran mikrotremor dengan metode HVSR yang menghasilkan nilai frekuensi natural dan amplifikasi di Kecamatan Tanjung Karang Timur. penelitian bertujuan untuk mengetahui daerah rawan rekahan tanah berdasarkan nilai ground shear strain (GSS). Pengukuran dilakukan menggunakan alat seismometer di 18 titik. Pengolahan data menggunakan sumber gempa Liwa 1994 untuk menentukan nilai PGA sehingga diperoleh nilai GSS dari hasil kali antara nilai indeks kerentanan seismik (Kg) dengan PGA dikali 10-6.Hasil pengolahan data menunjukkan nilai Kg dari 10.9706s2/cm – 59.1816s2/cm dan untuk nilai PGA dalam rentang 14.4082 gal - 18.7687 gal dengan tingkat kerusakan resiko sangat kecil. Untuk nilai GSS dalam rentang 61.6x10-4 – 8.9x10-4 yang dapat menyebabkan rekahan tanah dan penurunan tanah. Peta persebaran daerah rawan rekahan tanah di Kecamatan Tanjung Karang Timur tersebar merata dengan nilai γ seragam yaitu 10-4 yang dapat menyebabkan rekahan tanah dan penurunan tanah. Pembangunan di Kecamatan Tanjung Karang Timur diharapkan mengikuti tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung. Kata Kunci: Lampung, HVSR, Mikrotremor, Ground Shear Strain.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2009100051

Collection
Fisika