(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Sintesis Membran Nanofiber dari Sampah Styrofoam untuk Aplikasi Pemisahan Minyak dan Air


Sebagian besar pencemaran laut berasal dari kebocoran penambangan minyak bumi di lepas pantai dan tumpahan pada proses pengisian bahan bakar kapal. Salah satu upaya yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan material yang memiliki sifat oleofilik (menyerap minyak). Sifat oleofilik ini umumnya dimiliki oleh material yang bersifat hidrofobik. Styrofoam merupakan salah satu material yang memiliki kedua sifat ini. Parameter larutan yang digunakan pada pembuatan membran nanofiber dari sampah styrofoam yaitu dengan variasi konsentrasi 15 ; 17,5 ; 20 ; 22,5 ; dan 25%, dengan parameter proses elektrospinnig yang digunakan yaitu variasi tegangan, laju alir, jarak jarum terhadap kolektor, dan waktu pemintalan. Hasil penelitian diperoleh bahwa diameter serat semakin besar seiring bertambahnya konsentrasi pada styrofoam dengan diameter rata-rata yang diperoleh 1 - 2,4µm. Pada sudut kontak yang dihasilkan membran nanofiber bersifat hidrofobik dan oleofilik dengan sudut kontak pada air 90 - 138° sedangkan pada minyak 0°, sehingga membran nanofiber dapat digunakan sebagai media pemisahan antara minyak dan air, hal ini terbukti pada saat pengukuran penyaringan campuran minyak dan air dengan 2 variasi yaitu pertama variasi konsentrasi, kedua variasi flowrate dengan besar volume larutan yang keluar 2-14 cm3 pada variasi konsentrasi dan 2-16 cm3 pada variasi flowrate.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2009100039

Collection
Fisika