(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Pariwisata Tangguh Bencana Di Kawasan Wisata Pantai Kecamatan Kalianda


Kecamatan Kalianda memiliki potensi pariwisata pantai yang terdapat disepanjang pesisir kalianda, namun dibalik potensi pariwisata pantai terdapat potensi bencana tsunami seperti yang pernah terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 yang menyebabkan kerusakan di pariwisata pantai. Sehingga dalam penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengetahui bagaimana pariwisata tangguh bencana di kawasan wisata pantai Kecamatan Kalianda dengan mengidentifikasi seberapa besar ancaman dan kerentanan bencana tsunami, serta mitigasi bencana di pariwisata pantai untuk mengetahui ketangguhan pariwisata dalam meminimalisir dampak bencana (7 pariwisata pantai di Kecamatan Kalianda). Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode campuran, yaitu metode kuantitatif untuk menghitung ancaman dan kerentanan bencana tsunami di Kabupaten Lampung Selatan dan Kecamatan Kalianda dengan menggunakan pedoman perka BNPB No 2 tahun 2012 tentang kajian resiko bencana. Sedangkan, metode kualitatif untuk mengidentifikasi pariwisata tangguh bencana dengan mitigasi bencana di pariwisata pantai Kecamatan Kalianda. Dari hasil analisis didapatkan bahwa Kecamatan Kalianda memiliki indeks ancaman bencana tsunami yang tinggi dan memiliki indeks terpapar bencana tsunami terluas di Kabupaten Lampung Selatan sebesar 1.783,70 Ha. Selain itu Kecamatan Kalianda memiliki skor kerentanan bencana tsunami tertinggi ke-2 di Kabupaten Lampung Selatan sebesar 0,604, dengan indeks kerentanan bencana tsunami yang sedang. Selanjutnya dari hasil observasi dan wawancara dapat diketahui bahwa mitigasi bencana di Kecamatan Kalianda belum berfokus terhadap sektor pariwisata, namun sebagian pariwisata pantai di Kecamatan Kalianda yang di kelola oleh swasta sudah menerapkan tangguh bencana dengan mitigasi bencana secara struktural maupun non struktural dalam pengembangan yang dilakukan seperti (Pantai Bagus, Pantai Indah, Pantai Tanjung Beo, Pantai M Beach, dan Pantai Grand Elty Krakatoa), dan beberapa pariwisata pantai di Kecamatan Kalianda yang di kelola oleh masyarakat belum menerapkan mitigasi bencana dalam pengembangan pariwisata yang dilakukan karena keterbatasan biaya (Pantai Senja dan Pantai Sapenan). Kata kunci: Potensi pariwisata Pantai, Potensi Bencana Tsunami, Indeks Ancaman, Indeks Kerentanan, Pariwisata Tangguh Bencana, Mitigasi Bencana.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2009100021

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota