(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Analisis Keseimbangan Air Pada Daerah Irigasi Sekampung Batanghari


Bendung Argoguruh dibangun pada tahun 1935 di Sungai Way Sekampung untuk memenuhi kebutuhan suplai air irigasi Sekampung Sistem yang memanfaatkan aliran sungai Way Sekampung. Terjadi penurunan luasan daerah irigasi yang dapat dialiri dari Bendung Argoguruh dari 57.320 Ha pada tahun 2017 menjadi 54.741 Ha pada tahun 2019, salah satunya pada daerah irigasi Sekampung Batanghari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran kebutuhan, ketersediaan, dan keseimbangan air yang ada di daerah irigasi Sekampung Batanghari. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari data curah hujan setengah bulanan, data debit terukur dari Bendung Argoguruh setengah bulanan, data luas daerah irigasi Sekampung Batanghari, data klimatologi 10 (sepuluh) tahun terakhir, dan data tata guna lahan. Analisis meliputi perhitungan ketersediaan air irigasi, kebutuhan air irigasi, serta analisis imbangan air. Hasil penelitian untuk luas lahan eksisting menunjukkan bahwa status imbangan air masih belum optimum dan mengalami defisit sebesar 2,514 m3/s, 10,177 m3/s dan 11,422 m3/s. Maka disimulasikan luas lahan yang ideal serta alternatif masa tanam agar imbangan air pada daerah irigasi Sekampung Batanghari mencapai hasil yang optimum. Luas lahan yang ideal untuk masa tanam eksisting sebesar 2.150 Ha dan masa tanam yang paling imbangan airnya paling optimum adalah alternatif massa tanam pertama yang dimulai pada bulan Januari dua minggu pertama.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2009090058

Collection
Teknik Sipil