(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Prinsip Smart Mobility pada Smart Campus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Berdasarkan Perspektif Mahasiswa


Smart mobility adalah salah satu komponen pada smart campus. Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam pembangunannya mengusung konsep “Smart, friendly and forest campus” sehingga smart mobility secara langsung menjadi salah satu bagian dari agenda pembangunan lingkungan kampus. Dengan luasan kawasan kampus dan skala pelayanan bagi para mahasiswa yang terus bertambah, mengusung konsep smart campus dapat menjadi salah satu cara mencapai efisiensi operasional di masa mendatang. Deloitte (2019) mendefinisikan smart campus sebagai kampus generasi masa depan yang terkoneksi serta menyatakan bahwa mahasiswa merupakan konsumen sekaligus cutomers yang berdaya di kampus dan memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan. Smart campus sendiri dapat dikatakan sebagai miniatur atau salah satu perwujudan smart city pada lingkungan kampus (Jiang, 2017). Konsep yang berkembang menjabarkan smart mobility pada smart city kedalam prinsip prinsip : 1) Efisiensi lokasi, 2) Mobilitas yang reliable, 3) Kesehatan dan keamanan, 4) Penatalayanan lingkungan, 5) Keadilan sosial, 6) Memperkuat ekonomi, 7) Manusia. Meskipun konsep smart mobility telah terdefinisi dan berkembang dalam lingkup smart city, belum banyak yang menjelaskan detail konsepnya dalam lingkup smart campus. Saat ini implementasi konsep smart mobility pada sejumlah kampus di berbagai negara bergantung pada kondisi lingkungan kampus dan tujuan pemenuhan kebutuhan pengguna kampus. Keberadaan situasi sosial yang sama, serta cara mahasiswa memandang lingkungan kampus, dan timbulnya kebutuhan serta presepsi mahasiswa sebagai konsumen dan customer pada sistem mobilitas kampus dapat dihimpun untuk melenturkan definisi tentang prinsip dalam smart mobility tersebut bagi smart campus ITERA. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa prinsip konsep smart mobility pada Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berdasarkan perspektif mahasiswa. Dari analisis studi kasus yang dilakukan maka diketahui prinsip beserta indikator smart mobility pada smart campus ITERA terdiri dari : 1) Efisiensi Lokasi dengan indikator Aksesibilitas lokasi tujuan, serta Konektivitas dan integrasi antar moda, 2) Mobilitas yang reliable dengan indikator kemudahan operasional dan kepastian pelayanan, ketersediaan fasilitas yang sesuai standar, informasi operasi sistem yang lengkap, menyeluruh, dan mudah diakses dengan dukungan TIK, serta pilihan moda transportasi yang beragam dan berdaya guna, 3) Dampak kesehatan dan keamanan dengan indikator keamanan pengguna dari kriminalitas dan risiko kecelakaan, serta pergerakan manusia yang aktif, 4) Hubungan pengguna dan lingkungan yang saling memberi manfaat dengan indikator mewujudkan lingkungan yang ramah bagi pengguna, dan reduksi polusi melalui mobilitas ramah lingkungan, 5) Keadilan dengan indikator dampak kemudahan bagi semua warga kampus, dan mobilitas yang inklusif, 6) Memperkuat pengaruh kampus dengan indikator percontohan implementasi inovasi sistem transportasi, dan sistem mobilitas yang mendukung penyelenggaraan berbagai skala kegiatan, dan terakhir 7) Keberadaan sumber daya manusia yang mendukung dengan indikator inovasi untuk meningkatkan minat SDM berkontribusi pada sistem mobilitas yang smart serta upaya mewujudkan kedisiplinan dan kesadaran SDM dalam sistem mobilitas yang smart.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2009030028

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota