(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung


Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung Farid Adam (22116095) Pembimbing (Prof. Dr. Eng. Pradono, S.E, M.Ec. Dev. Muhammad Zainal Ibad, S.T., M.T.) ABSTRAK Wilayah maritim Indonesia merupakan kawasan strategis yang memiliki berbagai keunggulan sehingga berpotensi menjadi penggerak utama pengembangan wilayah Indonesia. Oleh karena itu perlu adanya sistem yang mengatur pengembangan potensi tersebut yaitu system logistik nasional (Sislognas), akan tetapi pada kenyataannya kinerja system logistik nasional masih belum optimal. Penyebab belum optimalnya kinerja system logistik nasional adalah salah satunya dikarenakan masih tingginya pelayanan ekspor impor dan adanya hambatan operasional pelayanan pelabuhan. Salah satu pelabuhan yang dapat menggambarkan kondisi pelabuhan di Indonesia adalah Pelabuhan Panjang, karena Pelabuhan Panjang merupakan pelabuhan Utama yang berfungsi sebagai penunjang kegiatan ekspor – impor dalam dan luar negeri. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pelayanan operasional Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung. Terdapat tiga sasaran untuk mencapai tujuan penelitian yaitu: 1. Teridentifikasinya kondisi eksisting Pelabuhan Panjang sebagai pelabuhan utama; 2. Teridentifikasinya kinerja pelayanan operasional pelabuhan Panjang; Tersusunnya strategi dalam meningkatan kinerja pelayanan operasional Pelabuhan Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data dilapangan serta wawancara (in-depthinterview) kepada pihak pengelola. Berdasarkan hasil analisis dan wawancara yang dilakukan diketahui kinerja pelayanan operasioanal Pelabuhan Panjang Provinsi Lampung secara umum sudah baik karena hampir semua variabel dari indikator kinerja pelayanan operasional pelabuhan yang ada sudah memenuhi nilai standar, akan tetapi ditemukan fokus permasalahan yaitu capaian effective time dibanding dengan berth time (ET:BT) pada terminal petikemas dan curah kering yang tidak memenuhi nilai standar yang ada sehingga perlu adanya mengoptimalkan infrastruktur, suprastruktur dan sumberdaya manusia di Pelabuhan Panjang. Kata Kunci: Kinerja Pelabuhan, Pelabuhan, Effective Time, Berth Time.   Port Operational Service Performance Panjang Province of Lampung Farid Adam (22116095) Pembimbing (Prof. Dr. Eng. Pradono, S.E, M.Ec. Dev. Muhammad Zainal Ibad, S.T., M.T.) ABSTRACT Indonesia's maritime area is a strategic area that has various advantages so that it has the potential to become the main driving force for the development of Indonesia's territory. There fore it is necessary to have a system that regulates the development of this potential namely the national logistics system (Sislognas), but in real the performance of the national logistics system is still not optimal. The reason for the not yet optimal performance of the national logistics system is one of them due to the high export and import services and port service operational obstacles. One of the ports that can describe the condition of ports in Indonesia is the Panjang port, because the Panjang port is the main port that serves as a support for domestic and foreign export-import activities. Therefore, this study aims to improve the operational service performance of Panjang Port in Lampung Province. There are three targets to achieve the research objectives, that is: 1. Identification of the existing condition of the Panjang Port as the main port; 2. Identification of the performance of Panjang Panjang operational services; The formulation of a strategy to improve the operational service performance of Panjang Port. The method used in this research is the method of field data collection and interviews (in-depth interview) with the manager. Based on the analysis and interviews conducted, it is known that the operational performance of the Panjang Port of Lampung Province in general is already good because almost all the variables of the existing port operational service performance indicators have met the standard value, but the focus of the problem is found to be the achievement of effective time compared to berth time ( ET: BT) at the container and dry bulk terminals which do not meet the existing standard values so it is necessary to optimize infrastructure, superstructure and human resources at Panjang Port. Keywords: Port Performance, Port, Effective Time, Berth Time.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2008090001

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota