(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Analisis Model Bangkitan dan Tarikan Pergerakan Kawasan Pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda Kota Bandarlampung sebagai Salah Satu Penyebab Kemacetan Lalu Lintas


Pergerakan yang dihasilkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya; yang kemudian disebut dengan transportasi, perlu direncanakan dengan baik agar mencegah kemacetan, yaitu sebuah kondisi dimana pergerakan tidak terlayani oleh sistem jaringan yang ada. Terkait dengan Kota Bandarlampung yang jumlah penduduknya terus meningkat, pergerakan yang dihasilkan juga meningkat dan menimbulkan kemacetan, salah satunya di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda, karena disana terdapat kawasan pendidikan. Kawasan pendidikan merupakan salah satu tempat yang rawan terjadi kemacetan, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah. Adapun pergerakan yang terjadi di kawasan pendidikan disebabkan oleh banyaknya murid yang bersekolah jauh dari tempat tinggalnya, sehingga pergerakan dilakukan dengan kendaraan. Selain itu, sekolah-sekolah pada umumnya tidak memiliki tempat parkir dan tempat naik-turun penumpang, sehingga menyebabkan kendaraan berhenti dan parkir di pinggir jalan. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui model bangkitan dan tarikan pergerakan pada kawasan pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda. Terdapat tiga sasaran untuk mencapai tujuan penelitian, yaitu: 1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan dan tarikan pergerakan pada kawasan pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda, 2. Membuat model bangkitan dan tarikan pergerakan pada kawasan pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda, 3. Menghitung kinerja ruas jalan pada kawasan pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda pada hari sekolah. Adapun batasan wilayah studi pada penelitian ini terbatas pada lima sekolah yang terletak di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda, yaitu: KB/TK Fransiskus 2 Bandar Lampung, SD Fransiskus 2 Bandar Lampung, SD Negeri 2 Rawa Laut Bandar Lampung, SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, dan SMA Xaverius Bandar Lampung. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda, analisis kinerja jalan, serta deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bahwa faktor yang memengaruhi bangkitan dan tarikan pergerakan di wilayah penelitian adalah jumlah ruang kelas, jumlah guru dan tendik, serta jumlah uang saku per hari. Lebih lanjut, bangkitan dan tarikan pergerakan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda yang besar cukup memengaruhi lalu lintas, terutama di pagi. Hal ini mengindikasikan aktivitas guna lahan yang cukup tinggi di wilayah penelitian, dibuktikan dengan nilai kinerja jalan pada pukul 06.30 – 07.30 WIB yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan penanganan terkait rekayasa lalu lintas serta penyediaan sarana dan prasarana transportasi umum yang memadai untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada kawasan pendidikan di Jalan Cendana – Jalan Ir. H. Juanda.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2007210001

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota