(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

KEBERLANJUTAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PENAMBANG MINYAK TRADISIONAL DESA SUNGAI ANGIT KECAMATAN BABAT TOMAN KABUPATEN MUSI BANYUASIN SUMATERA SELATAN


Permintaan terhadap kersediaan sumberdaya minyak bumi semakin hari semakin bertambah pesat. Hal tersebut menyebabkan tingginya angka pemanfaatan dan eksploitasi terhadap keberadaan sumberdaya minyak bumi. Pada kenyataannya, banyak pertambangan minyak tidak memiliki izin beroperasi yang kebanyakan dilakukan oleh masyarakat dan dilakukan secara tradisional berdasarkan pengetahuan seadanya menggunakan peralatan sederhana tanpa ada standar keselamatan. Namun keberadaan pertambangan minyak tradisional ini mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak sehingga apabila pertambangan ini ditutup atau diambil alih oleh pemerintah akan menyebabkan banyak masyarakat kehilangan sumber mata pencaharian mereka. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana keberlanjutan perekonomian masyarakat jika kegiatan pertambangan minyak diambil alih oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa masyarakat masih dapat memperoleh sumber mata pencaharian yang walaupun nilai ekonominya tidak setinggi pada pertambangan minyak tradisional namun alternatif mata pencaharian ini memiliki potensi nilai ekonomi yang cukup tinggi yakni dari sektor perkebunan khususnya perkebunan karet dan perkebunan sawit. Didukung pula oleh keahlian masyarakat yang mayoritas mampu bekerja pada sektor perkebunan karena disekitar lokasi penambangan minyak tradisional merupakan perkebunan karet dan perkebunan sawit. Namun sayangnya minat masyarakat untuk beralih mata pencaharian dari menambang minyak menjadi bekerja di sektor perkebunan masih sangat minim. Sebagian besar masyarakat baru akan beralih mata pencaharian apabila keberadaan minyak bumi di dalam tanah sudah habis. Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan minat masyarakat penambang minyak tradisional untuk beralih mata pencaharian menjadi petani perkebunan karet dan sawit yang lebih ramah lingkungan dan tidak melanggar Undang-undang yang berlaku. Kata Kunci: Pertambangan, Pertambangan Minyak, Minyak Bumi, Ekonomi Alternatif.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2007130005

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota