(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP REVITALISASI JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN KORIDOR SUDIRMAN SEBAGAI SALAH SATU ATRAKSI URBAN TOURISM KOTA PALEMBANG


Aktivitas pariwisata merupakan sektor yang memberikan efek nilai manfaat kepada banyak pihak dari pemerintah, masyarakat, ataupun swasta. Indonesia memiliki potensi wisata yang beragam, kerena kondisi tiap daerah mempunyai karakteristik wilayah yang berbeda. Salah satu pendekatan pariwisata terkait kondisi wilayah adalah Pariwisata di wilayah perkotaan yang disebut dengan Pariwisata Perkotaan atau Urban Tourism. Urban tourism merupakan suatu kegiatan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara dalam menyediakan suatu akomodasi dan berupa program kunjungan yang bisa menjadi daya tarik kota (Inskeep, 2001). Dalam memahami Urban tourism diperlukan pemahaman melalui sisi penawaran yaitu penunjang fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan sehingga urban tourism fokus dalam tiga hal, pada sisi manusia sebagai wisatawan, persepsi dan perilaku Kota Palembang saat ini terus melakukan dan meningkatkan pembangunan seperti proyek Infrastuktur utama untuk menunjang kenyamanan dan memfasilitasi pengunjung atau wisatawan saat datang ke Kota Palembang. Kawasan Koridor Sudirman merupakan salah satu dari 14 Destinasi Prioritas Pariwisata di Kota Palembang yang ini diresmikan langsung oleh Walikota Palembang. Saat ini Pemerintah Kota Palembang melakukan revitalisasi fisik pada kawasan koridor Sudirman dengan menerapkan konsep nuansa heritage dalam perkembangan pariwisata Kota Palembang. Beberapa masalah yang terjadi saat ini di Kawasan Koridor Sudirman adalah pelebaran jalur pedestrian yang menyebabkan menyempitnya lahan parkir, kendaraan roda dua yang parkir di jalur pedestrian yang merusak estetika kawasan pada hari kerja, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan pejalan kaki serta pengunjung yang datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap revitalisasi Jalur pedestrian di Kawasan Koridor Sudirman sebagai salah satu atraksi Urban Tourism di Kota Palembang. Penelitian ini terfokus pada persepsi masyarakat yang merupakan masyarakat lokal disekitar kawasan Koridor Sudirman dan pengunjung yang pernah datang sebelum dan sesudah dilakukan revitalisasi. Persepsi masyarakat dan pengunjung ini dilakukan dalam memberikan penilaian atau meintepretasikan terhadap hasil revitalisasi jalur pedestrian yang dimanfaatkan sebagai atraksi wisata. Masyarakat dan pengunjung menjadi objek dalam penelitian ini karena merasakan langsung manfaat dari revitalisasi dan pengembangan atraksi wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pendekatan deduktif dengan pengumpulan beberapa variabel yang didapatkan dari kajian literatur Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dan pengunjung terhadap revitalisasi sebagai salah satu atraksi Urban Tourism di Kota Palembang yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam mendukung keberlangsungan pariwisata sudah baik. Hal ini menjadi menarik karena artinya persepsi masyarakat terhadap revitalisasi Jalur pedestrian di Kawasan Koridor Sudirman sebagai salah satu atraksi Urban Tourism di Kota Palembang adalah “sudah baik” dan sesuai dengan persepsi dari pemerintah. Kata kunci : Urban Tourism, Persepsi Masyarakat, Koridor, Revitalisasi Kawasan

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2006230049

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota