(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

[PWK - 2019] Optimalisasi Penggunaan Moda Angkutan Bus Trans Lampung Stasiun Tanjung Karang – Pelabuhan Ketapang


Kabupaten Pesawaran dikenal memiliki keunggulan pada sektor pariwisata. Hal tersebut dapat terlihat dari jumlah wisatawan yang terus mengalami peningkatan terutama pada hari libur nasional. Agar potensi yang dimiliki terus berkembang namun tidak menimbulkan kemacetan akibat dari pergerakan yang dihasilkan wisatawan, maka disediakannya moda angkutan umum. Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Bus Trans Lampung dengan membuka rute menuju destinasi wisata yaitu dari Stasiun Tanjung Karang – Pelabuhan Ketapang. Namun dalam praktiknya, terdapat kecenderungan wisatawan dalam menggunakan moda angkutan pribadi dibandingkan dengan moda angkutan umum yang sudah disediakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan minat wisatawan dalam menggunakan moda angkutan umum Bus Trans Lampung rute Stasiun Tanjung Karang – Pelabuhan Ketapang sebagai transportasi wisata. Terdapat tiga sasaran untuk mencapai tujuan penelitian yaitu: 1. Mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi dalam pemilihan moda; 2. Mengetahui peluang penggunanaan moda angkutan pribadi dan umum; 3. Membuat rekomendasi pengoptimalan penggunaan moda angkutan umum Bus Trans Lampung. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logitik biner dan sensitivitas. Berdasarkan hasil perhitungan regresi logistik menggunakan software MiniTAB didapatkan fungsi utilitas UT= −14.53+2.249 X10+0.745 X16. Dimana X10 merupakan faktor kenyamanan dan X16 merupakan faktor rit perjalanan bus. Kedua faktor tersebut merupakan faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan moda Bus Trans Lampung karena memiliki korelasi parsial yang tinggi terhadap pemilihan moda. Berdasarkan analisis sensitivitas diketahui bahwa faktor kenyamanan memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan faktor rit perjalanan bus. Oleh karena itu rekomendasi pengoptimalan akan dilakukan terlebih dahulu pada faktor kenyamanan.

Publisher
Institut Teknologi Sumatera

URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB1910010010

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota