Research Repository

"Institut Teknologi Sumatera"


PEMROSESAN SECARA DIGITAL SINYAL AUDIO MENGGUNAKAN PROSESOR FFT 256 POINT PADA PERANGKAT AUDIO SPECTRUM ANALYZER BERBASIS FPGA


PEMROSESAN SECARA DIGITAL SINYAL AUDIO MENGGUNAKAN PROSESOR FFT 256 POINT PADA PERANGKAT AUDIO SPECTRUM ANALYZER BERBASIS FPGA Gde KM Atmajaya NIM : 13112011 Pembimbing : Arif Sasongko,Ph.D, Harry Yuliansyah,M.Eng, Rudi Uswarman M.Eng ABSTRAK Perangkat audio spectrum analyzer merupakan perangkat yang mampu menampilkan data hasil transformasi dari domain waktu menjadi domain frekuensi dalam bentuk histogram atau grafik. Pada dokumen ini akan dibahas mengenai perangkat audio spectrum analyzer yang dibuat dengan algoritma sederhana dan diimplementasikan menggunakan Field Programmable Gate Array (FPGA) Altera DE1 dan melibatkan proses Fast Fourier Transform (FFT) di dalamnya. FFT merupakan algoritma perhitungan cepat untuk menyelesaikan proses transformasi sinyal analog menjadi sinyal digital, atau lebih dikenal dengan Discrete Fourier Tranform (DFT). Pada perangkat audio spectrum analyzer berbasis FPGA, pengolahan sinyal dilakukan pada board FPGA secara digital menggunakan bahasa pemrograman Very High Speed Integrated Circuit (VHSIC) Hardware Description Language (VHDL) atau Verilog Hardware Description Language (HDL). Sensor penangkap suara bertugas untuk menangkap sinyal audio disekitar perangkat. Sinyal audio dicuplik dengan frekuensi sampling 48 kHz, lebar data per-sample 16 bit dan masuk pada filter digital untuk data pada range 20 – 20.000Hz. Sinyal audio yang telah menjadi data digital dimasukan pada Memori dengan jenis dual port RAM. Setelah 256 sample telah tersedia pada Memori, FFT controller akan mengaktifkan prosesor FFT untuk melakukan proses FFT dari 256 data yang telah tersedia. Hasil proses FFT diamati menggunakan simulasi pada software ModelSIM dan diimplementasikan dengan mengkombinasikan komponen penampilan monitor pada perangkat audio spectrum analyzer berbasis FPGA. Data yang digunakan adalah data real dan data imajiner yang akan muncul sebanyak 256. Data ini yang akan diolah berikutnya untuk mewakili tinggi histogram atau bentuk grafik dari sinyal audio yang ditangkap. Hasil simulasi dan implementasi yang diperoleh menunjukan kesesuaian keluaran dengan desain spesifikasi yang diperhitungkan dan disimpulkan algoritma FFT dapat diimplementasikan menggunakan prosesor FFT dan digunakan pada board FPGA. Kata kunci: sinyal audio, spectrum analyzer, FPGA, FFT, DFT, Prosesor FFT, VHDL, Verilog. 

Publisher
ITERA

URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB1803210004

Collection
Teknik Elektro