(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Adaptasi Masyarakat dalam Menghadapi Gejala Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir Kota Bandar Lampung (Studi Kasus: Kecamatan Bumi Waras)


Salah satu tujuan dari SDG’s ialah mengambil aksi segera dalam memerangi perubahan iklim dengan salah satu target yaitu meningkatkan daya tahan dan kapasitas adaptasi masyarakat dalam menghadapi fenomena perubahan iklim. Kota Bandar Lampung sebagai kota yang berada di Wilayah Pesisir Provinsi Lampung beberapa tahun terakhir telah menunjukkan adanya gejala dari perubahan iklim yang meliputi diantaranya perubahan suhu, curah hujan, dll (BPLH Kota Bandar Lampung, 2009). Dalam hal ini, artinya menjadi penting bagi masyarakat pesisir Kota Bandar Lampung untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim sebagai upaya pengurangan dampak yang akan ditimbulkan oleh fenomena tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengindentifikasi bentuk adaptasi masyarakat dalam menghadapi gejala perubahan iklim di Wilayah Pesisir Kota Bandar Lampung. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian Mix Method dengan pendekatan deduktif. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi gejala perubahan iklim yang terjadi serta tingkat pemahaman masyarakat terhadap fenomena perubahan iklim. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Bentuk adaptasi yang masyarakat lakukan lebih berfokus untuk mengurangi dampak dari bencana yang disebabkan oleh fenomena perubahan iklim yaitu kenaikan muka air laut yang menyebabkan terjadinya banjir rob. Selain itu, bentuk adaptasi yang sebagian besar masyarakat di Pesisir Kecamatan Bumiwaras lakukan yaitu dengan melakukan kegiatan menjaga lingkungan.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108190052

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota