(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Evaluasi Implementasi Program Neighborhood Upgrading and Shelter Project Phase 2 (NUSP-2) di Kota Bandar Lampung (Studi Kasus: Kelurahan Kota Karang Raya Kecamatan Teluk Betung Timur)


Salah satu bentuk penerapan dari amanat Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman secara eksplisit tercantum dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019 dan dilaksanakan dalam bentuk Kep. Dir DJCK No. 110/KPTS/DC/2016 Tentang Penetapan Lokasi Kota Tanpa Kumuh. Keputusan Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut menjadi dasar dalam penentuan lokasi kawasan yang ditetapkan mendapatkan program peningkatan kualitas permukiman kumuh salah satunya adalah program NUSP-2. NUSP-2 sebagai salah satu program pengentasan permukiman kumuh perlu dilakukan evaluasi sebagai bentuk penilaian hasil dari program yang telah dilaksanakan. Evaluasi yang dilakukan berfokus pada sisi dampak dengan lingkup dampak Fisik dan Non Fisik (Sosial dan Ekonomi) dan keberlanjutan dengan lingkup keberlanjutan ekonomi, sosial/masyarakat dan lingkungan, dimana evaluasi dampak menghasilkan nilai 0,692 atau berada pada kelas cukup berdampak sedangkan evaluasi keberlanjutan berada pada nilai 0,43 atau berada pada kelas kurang berkelanjutan/sustainable. Namun yang menjadi perhatian adalah berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, sisi yang memiliki pengaruh besar terhadap nilai evaluasi merupakan sisi yang bersinggungan langsung dengan program NUSP-2, dengan contoh untuk evaluasi dampak fisik memiliki pengaruh besar dibandingkan non fisik serta keberlanjutan sosial memilki pengaruh terbesar dibandingkan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2108180007

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota