(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

Tingkat Kesesuaian Dan Daya Dukung Kawasan Ekowisata Bahari Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran


Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia selalu meningkat setiap tahunnya. Hal ini didukung dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah perjalanan di Indonesia pada tahun 2013 sebanyak 250 juta jiwa dan terus meningkat hingga mencapai 303 juta jiwa pada tahun 2017. Perkembangan sektor parwisata tersebut dapat meningkatkan perekonomian di indonesia, namun perkembangan tersebut juga dapat mengakibatkan penurunan kualitas sumber daya alam yang disebabkan jumlah wisatawan yang melebihi daya dukung parwisata tersebut. Berdasarkan data BPS, jumlah wisatawan Pulau Pahawang pada tahun 2012 sebanyak 8.571 oramg dan meningkat menjadi 81.833 orang pada tahun 2016. Seiring dengan adanya peningkatan jumlah wisatawan di Pulau Pahawang, berdasarkan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten Pesawaran 2017-2031 (RIPPDA) kondisi terumbu karang di Pulau Pahawang seluas 557,69 Ha memiliki kondisi yang sudah rusak. Kemudian di dalam dokumen RIPPDA, Pulau Pahawang di tetapkan menjadi kawasan pengembangan kegiatan ekowisata bahari pantai dan terumbu karang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesesuaian dan daya dukung kawasan ekowisata bahari Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif. Pada penelitian ini, data kuantitatif yang didapat akan diproses dengan analisis kesesuaian dan daya dukung serta arahan zonasi dalam pengembangan ekowisata bahari. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tingkat kesesuaian ekowisata bahari pulau pahawang pada spot pantai sudah cukup sesuai (CS) dan pada spot snorkeling sudah sesuai (S). Daya dukung ekowisata bahari di Pulau Pahawang, Pantai Jelarengan sebanyak 108 orang/hari, Pantai Cukuh Nyai Batu Jago 86 orang/hari, Pantai Pasir Timbul Pahawang Lunik 62 orang/hari. Snorkeling Gosong H.Bekritengah (Candi) dan Gosong H Bekri Pinggir (Nemo) 98 orang/hari, Snorkeling Cukuh Bedil 120 orang/hari. Snorkeling Gosong Kelapa Rebah (Pancong) 96 orang/hari. Kemudian arahan zonasi untuk masing-masing spot ekowisata pantai dan snorkeling. Zonasi ekowisata pantai dibagi menjadi 3 zonasi khusus 20%, zonasi penyangga 60

Publisher


URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2101270047

Collection
Perencanaan Wilayah dan Kota