(0721) 8030188    pusat@itera.ac.id   

[GEOMATIKA - 2019] Analisis Spasial Daerah Rawan Banjir di Kota Bandar Lampung Berbasis Sistem Informasi Geografis


Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di hampir semua wilayah Indonesia. Banjir adalah peristiwa meluapnya aliran sungai akibat air melebihi kapasitas tampungan sungai sehingga meluap dan menggenangi dataran atau daerah yang lebih rendah di sekitarnya. Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota yang sering terkena bencana banjir. Hampir di setiap musim penghujan sering terjadi peristiwa bencana banjir yang muncul dimana-mana, dengan lokasi dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan sangat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta daerah rawan banjir genagan di Kota Bandar Lampung. Penentuan daerah rawan banjir pada Kota Bandar Lampung sangat penting untuk mengetahui daerah mana yang rawan banjir pada Kota Bandar Lampung, sehingga bisa mempermudah dalam mencegah, menanggulangi, dan mengurangi dampak dari banjir. Penentuan daerah rawan banjir bisa dilakukan dengan analisis spasial berupa skoring dan pembobotan pada parameter penyebab banjir seperti curah hujan, drainase, DAS, penggunaan lahan, jenis tanah, kelerengan dan elevasi. Penelitian ini menghasilkan model kerawanan banjir pada Kota Bandar Lampung melalui perhitungan pembobotan variabel banjir. Hasil dari pengolahan bisa dilihat pada daerah yang tidak rawan, rata-rata tersebar di sebelah barat dan timur Kota Bandar Lampung, dengan presentase sebesar 0,2% atau seluas 38 hektar. Kelas cukup rawan tersebar mengelilingi Kota Bandar Lampung selain daerah pesisir, dengan presentase luas 21,7% atau sekitar 3906 hektar. Pada daerah rawan umumnya berada di tengah Kota Bandar Lampung dan membentang dari utara ke selatan dengan presentase 44,8 % atau seluas 5974 hektar. Daerah sangat rawan banjir di kota bandar lampung dengan presentase 33,2% atau seluas 5974 hektar, dan hasil perhitungan akurasi pada tabel kesesuaian untuk peta daerah rawan banjir pada penelitian ini menghasilkan nilai akurasi sebesar 73,9%.

Publisher
Institut Teknologi Sumatera

URI
http://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB1909270011

Collection
Teknik Geomatika